PENGEMBANGAN HEPACARE+ SEBAGAI UPAYA EDUKASI PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI MENULAR LEWAT TRANSFUSI DARAH (IMLTD) PADA KELOMPOK RELAWAN DONOR DARAH
HEPACARE+ SEBAGAI UPAYA EDUKASI PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI MENULAR LEWAT TRANSFUSI DARAH (IMLTD) PADA KELOMPOK RELAWAN DONOR DARAH
DOI:
https://doi.org/10.810028/jppmi.v2i4.127Kata Kunci:
Aplikasi edukasi, donor darah, hepatitis, infeksi menular lewat transfusi darah, karang tarunaAbstrak
Penularan penyakit infeksi merupakan salah satu risiko dalam proses transfusi darah. Hepatitis B memiliki prevalensi tertinggi dalam uji saring infeksi menular lewat transfusi darah (IMLTD) di Indonesia. Kelompok relawan donor darah perlu mendapat edukasi tentang IMLTD, khususnya hepatitis B dan C, sebagai upaya pencegahan penyakit. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan media edukasi digital berupa aplikasi HepaCare+ dan memberikan edukasi kepada kelompok karang taruna di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Metode yang digunakan adalah community development dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 24 anggota karang taruna. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 88,33 menjadi 91,84 setelah mendapat edukasi menggunakan aplikasi HepaCare+. Seluruh 16 item kepuasan penggunaan aplikasi mendapat penilaian dalam kategori baik. Disimpulkan bahwa aplikasi HepaCare+ efektif sebagai media edukasi tentang hepatitis dan IMLTD bagi kelompok karang taruna sebagai calon relawan donor darah.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









