PENGUATAN TRANSFORMASI KESEHATAN MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSYANDU MELALUI PEER EDUCATOR DALAM UPAYA PENURUNAN RESIKO DIABETES MELLITUS TYPE 2 DI KELURAHAN BALEARJOSARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POLOWIJEN
PENGUATAN TRANSFORMASI KESEHATAN MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSYANDU MELALUI PEER EDUCATOR DALAM UPAYA PENURUNAN RESIKO DIABETES MELLITUS TYPE 2 DI KELURAHAN BALEARJOSARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POLOWIJEN
DOI:
https://doi.org/10.810028/jppmi.v2i2.76Kata Kunci:
Kader Posyandu, peer educator, Diabetes Mellitus Tipe 2.Abstrak
Upaya penurunan risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) memerlukan pendekatan yang komprehensif, termasuk penguatan transformasi kesehatan berbasis masyarakat. Penelitian atau program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui metode peer educator sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam menurunkan risiko DMT2 di Kelurahan Balearjosari, wilayah kerja Puskesmas Polowijen. Metode yang digunakan meliputi pelatihan kader dengan pendekatan edukatif-partisipatif, di mana para kader dilatih menjadi pendidik sebaya (peer educator) yang mampu menyampaikan informasi terkait pencegahan DMT2 secara efektif kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri kader dalam melakukan edukasi kesehatan serta perubahan perilaku masyarakat ke arah gaya hidup sehat. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader melalui model peer educator dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat transformasi layanan kesehatan primer dan menurunkan risiko DMT2 di tingkat komunitas. Rekomendasi diarahkan pada replikasi model ini di wilayah lain dengan karakteristik serupa serta dukungan berkelanjutan dari lintas sektor.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









