PENINGKATAN KEMAMPUAN KADER DALAM DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN RESIKO DIABETES MELLITUS TYPE II MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KESEHATAN
KEMAMPUAN KADER DALAM DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN RESIKO DIABETES MELLITUS TYPE II MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KESEHATAN
DOI:
https://doi.org/10.810028/jppmi.v2i3.96Kata Kunci:
Diabetes Mellitus, Deteksi dini, Pengendalian, peningkatan pengetahuanAbstrak
Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang berbahaya yang kerap disebut sebagai silent killer, DM merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar. DM ditandai dengan hiperglisemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, sebagai uayapencegajan diperlukan pengendalian faktor-faktor resiko. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh Pendidikan dan pelatihan terhadap peningkatan kemampuan kader dalam deteksi dini dan pengendalian factor resiko untuk pencegahan DM type 2. Metode Penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan one group pre and post test desain, dengan jumlah subyek penelitian 40 orang, analisis data menggunakan uji Wilcoxon Berdasarhan hasil analisis data peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam deteksi dini dan pengensalian factor resiko untuk pencegahan DM type 2 dan H1 diterima artinya ada pengaruh Pendidikan dan pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam deteksi dini dan pengendalian factor resiko DM type 2 Berdasarkan hasil penelitian diperlukan tindak lanjut melalui pendampingan dan monitoring implementasi kader pada tatanan masyarakat
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









